5 Tips Cerdas Pilih Pinjaman Uang Tunai Online yang Aman

Sekarang, aplikasi pinjaman uang tunai jumlahnya semakin banyak. Tapi, hati-hati karena nggak semua aplikasi ini aman untuk digunakan. Sebab, masih banyak aplikasi ilegal yang bermunculan baik di Google Play Store atau App Store. Dikutip dari BeritaSatu, per tanggal 27 Mei 2022 lalu, pihak yang berwajib kembali menutup sekitar 58 akun pinjaman online yang terdeteksi ilegal. 

Bak mati satu tumbuh seribu, meski sudah banyak ditutup, aplikasi pinjaman yang ilegal tetap bermunculan dari hari ke hari. Di sinilah, sebagai calon pengguna atau kita yang tertarik pakai pinjaman online, wajib waspada dan hati-hati lagi dalam memilih aplikasi pinjaman uang tunai yang aman. 

Jangan khawatir! Sebab, aplikasi yang legal jumlahnya bahkan lebih banyak dan beragam jenisnya dibanding aplikasi ilegal. 

Salah satunya ada KrediFazz, yang bisa kamu andalkan untuk pinjaman uang tunai dengan jumlah kecil, mulai 100 ribu sampai dengan Rp 3 juta rupiah. Plus, bunga yang ditawarkan KrediFazz relatif lebih kecil dibanding fintech sejenisnya. Hanya 0.3% per hari atau 9% per bulan. Di mana rata-rata pinjaman online mematok suku bunga sekitar 0.9% per harinya. Pinjaman tunai di KrediFazz, juga bisa cair dalam waktu 1 hari kerja sejak pengajuan pinjaman disetujui. 

Untuk mendaftar, kamu bisa megunduh aplikasi KrediFazz langsung di Google Play Store. Ada juga tiga syarat yang harus dipenuhi sebelum daftar, yaitu: 

  1. Kamu sudah berusia minimal 18 tahun. 
  2. Punya minimal penghasilan sebesar Rp 2 juta. 
  3. Berdomisili di Indonesia
  4. Punya KTP, nomor HP, dan rekening yang aktif. 

Secara umum, kalau kamu tertarik pakai layanan pinjaman uang tunai berbasis online, ada 5 cara cerdas yang bisa kamu lakukan untuk dapat fintech yang aman, yaitu: 

Melihat rating, ulasan, dan pengalaman pengguna lainnya lebih dulu

Rata-rata layanan pinjaman uang online, menggunakan platform utama berbentuk aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store. Di sanalah, kamu bisa melihat berapa rating aplikasi, ulasan, hingga cerita pengalaman pengguna yang sudah memakai jasa aplikasi tersebut. 

Aplikasi dengan layanan baik, biasanya punya rating 4 keatas. Sebaliknya, makin rendah rating, biasanya makin tercermin pula bahwa layanannya kurang terjamin. Bukan hanya rating, kamu juga perlu meluangkan waktu untuk membaca ulasan pengguna, di mana kendala yang dihadapi saat pakai aplikasi, apa saja poin positif dari aplikasi dan lain sebagainya. 

Dengan begitu, kamu jadi tahu gambaran besar seperti apa layanan aplikasi pinjaman tersebut sebelum mengunduh dan menggunakannya untuk mengajukan pinjaman. 

Say no to fintech yang tidak terdaftar di OJK

Untuk poin ini, tidak ada tawar-menawar, fintech yang tidak terdaftar di OJK berarti ilegal dan tidak memiliki izin resmi sebagai perusahaan. Dikhawatirkan, jika menggunakan fintech ilegal, berbagai aturan yang ada di sana akan berisiko merugikan kamu sebagai nasabah. Misalnya, suku bunga yang mencekik dan berubah-ubah, tata cara penagihan yang tidak manusiawi, hingga penyalahgunaan data. Daripada terjebak pada fintech yang salah, lebih baik luangkan waktu untuk memilih fintech yang namanya sudah terdaftar dan ada di situs OJK seperti KrediFazz, ya!

Suku bunga lebih rendah di antara fintech lainnya

Siapa bilang semua fintech pinjaman online punya suku bunga tinggi? Kalau kamu punya banyak waktu luang, kamu bisa kok menemukan fintech pinjaman yang bunganya masih rendah dan bersahabat di kantong kayak KrediFazz. Yang terpenting kuncinya adalah mau mencari dan memfilter fintech mana saja yang sudah terdaftar di OJK dan punya bunga yang pas untukmu. 

Proses pendaftaran berbasis online tanpa bantuan pihak ketiga

Sesuai namanya, aplikasi pinjaman online haruslah memiliki proses daftar mandiri melalui website atau aplikasinya. Jika ada tawaran bantuan pendaftaran dari pihak ketiga, apalagi yang meminta data-data pribadimu, sebaiknya waspadai dan jangan langsung percaya ya. Supaya lebih aman, pilih fintech yang bisa kamu gunakan sendiri mulai dari proses daftar hingga pengajuan pinjaman. 

Punya alamat kantor, nomor telepon, dan email yang jelas & bisa dihubungi

Satu poin yang juga cukup penting, alamat kantor fintech juga harus jelas dan dipastikan valid. Fintech yang legal biasanya akan mencantumkan alamat kantornya pada detail Google Business-nya. Bukan hanya itu, kontak CS seperti nomor telepon dan alamat email juga bisa coba dihubungi untuk memastikan bahwa CS aktif. Sehingga, jika terjadi kendala, kamu tahu harus menghubungi dan bertanya ke mana. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Releated

5 Motif Vone Skirt Unik dan Kekinian

Pernahkah anda mendengar brand fesyen Vone? Vone merupakan brand fashion wanita yang mengusung model modern dan feminim namun bermotif santai, unik dan kekinian. Ragam motifnya sangat bervariasi. Anda pastinya juga suka dengan berbagai motif Vone tersebut. Nah, salah satu produk yang banyak digemari dari Vone adalah Vone skirt. Rok dari brand Vone memiliki motif yang […]